Our Engagement Day

We're engaged! Pada 4 Maret 2018 yang lalu, Firly resmi melamar saya di depan seluruh anggota keluarga. Sebelumnya, kita telah berpacaran selama lebih 2 tahun hingga akhirnya kita memutuskan untuk melanjutkan hubungan kita ke jenjang selanjutnya. Selama masa persiapan acara lamaran, saya banyak terbantu dengan tulisan banyak orang di internet. Segala hal dari A-Z tentang persiapan acara lamaran bisa saya temukan di internet. Oleh karena itu, saya memutuskan untuk membuat tulisan ini dengan harapan saya juga bisa membantu bride-to-be lainnya di luar sana. Anggap saja tulisan ini sebagai bentuk pay it forward saya. Baiklah, berikut saya review beberapa vendor yang kemarin membantu kelancaran acara lamaran saya.

1. Dokumentasi Foto & Video: Paraviver Photography (@paraviver_photography)
Menemukan Paraviver rasanya seperti nemuin hidden gem di Instagram. Setelah pusing dengan harga vendor dokumentasi yang kebanyakan sangat pricey, saya ga sengaja menemukan Paraviver di Instagram. Waktu itu kalau ga salah bio Instagram mereka tulisannya "Wedding starts from 6 mio". Jadi saya pikir, wah affordable nih kayaknya. Langsung saja saya minta pricelistnya.

Waktu itu saya langsung hubungi kontak yang tertera di profilenya, yaitu Mas Iyan atau owner sekaligus fotografer dari Paraviver itu sendiri. Senang banget waktu liat pricelistnya karena masuk banget ke budget kami. Jadilah saya langsung booking untuk acara lamaran. Oh iya, satu hal lagi yang bikin saya yakin memilih Paraviver adalah karena tone fotonya yang menurut saya bagus bangeeet. Buat yang kenal saya pasti akan mikir kalau tone dan style fotonya Paraviver ini saya banget :)

Di hari H, Mas Iyan datang berdua dengan videografer pada saat saya sedang dimakeupin. Jadi, mereka sudah mulai ambil gambar dari situ. Sambil menunggu proses makeup saya selesai, mereka juga berinisiatif untuk keliling rumah saya untuk foto dekorasi acara sebelum tamu-tamu datang. Salah satu hal yang saya sangat salut dengan Paraviver adalah mereka sangat bisa melihat spot yang bagus untuk difoto. Bahkan spot di rumah saya yang selama ini saya anggap biasa aja bisa mereka buat bagus banget di foto. Saya puas sekali dengan performance mereka!

2. Makeup: Ajeng Andaruni (@makeupbyaandaruni)
Mbak Ajeng ini adalah MUA yang saya pilih untuk lamaran saya kemarin. Awal nemu dia dari hasil ngubek-ngubek Instagram. Untuk acara lamaran, saya ingin makeup yang natural dan tidak berlebihan karena konsep acaranya sendiri adalah sederhana. Begitu saya liat portofolionya Mbak Ajeng di Instagram, saya merasa sesuai dengan style makeupnya. Makanya saya segera menghubungi dia untuk booking tanggal. Untuk hairdonya sendiri, waktu itu Mbak Ajeng dibantu oleh Mas Maun (@maun_hairdojakarta).

Di hari H, Mbak Ajeng dan Mas Maun datang dengan sangat tepat waktu. Selama proses makeup sendiri saya merasa tenang karena saya yakin hasilnya tidak akan mengecewakan. Mbak Ajeng sendiri tipe orangnya bukan yang banyak bicara selama proses makeup, tapi hal itu membuat saya nyaman dimakeupin sama dia. Begitu proses makeup dan hairdo selesai, saya puas sekali sama hasilnya. Hasil makeupnya persis seperti yang ada di bayangan saya. Pokoknya highly recommended deh!

3. Catering: Dapur Kita (@dapurkitacatering)
Dapur Kita Catering adalah vendor penyelamat kita di saat kepepet! Kalau ga ada vendor ini, saya ga kebayang deh acara lamaran kemarin akan seperti apa. Kenapa saya bilang gitu? Jadiiii, awalnya saya tuh pakai vendor catering lain untuk acara lamaran. Vendor ini dipilih sama Mama saya karena rasanya enak. Tapi, walaupun rasanya emang enak, Mama saya sebenarnya merasa pelayanan dari vendor catering ini kok agak kurang menyenangkan ya. Tapi waktu itu saya dan Mama abaikan saja dan banyak berdoa semoga di hari H bisa perform dengan baik. Eeeh tiba-tiba, di H-3 acara lamaran, Mama dihubungi oleh pihak vendor cateringnya karena mereka mau cancel pesenan kita! Alasannya karena orang tuanya baru saja meninggal, sehingga sedang dalam masa berkabung. Ya kita ngerti siiiih kalau lagi berkabung, tapi nyari vendor catering H-3 tuh rasanya bikin sakit kepala banget. Mungkin waktu itu harusnya kita percaya sama feeling kita tentang vendor ini. Pelajaran banget untuk semua orang yang sedang mempersiapkan acara lamaran ataupun pernikahan, always trust your intuition.

Untungnya waktu Mama dihubungi mengenai pembatalan tersebut, saya sedang cuti dari kantor. Jadi, kita berdua bisa langsung jalan mencari vendor-vendor di daerah rumah saya yang kira-kira mau menyanggupi pesanan last minute kita ini. Pas lagi di jalan kita juga belum tau sebenarnya mau tujuannya kemana, karena bingung banget catering apa saja yang ada di daerah rumah saya. Akhirnya, dari Google saya menemukan Dapur Kita Catering. Jujur, sebelumnya saya belum pernah dengar catering ini. Tapi, kalau diliat dari Instagramnya sih meyakinkan.

Pas kita tau alamatnya, kita langsung menuju kesana. Begitu sampai, somehow hati saya langsung merasa sedikit tenang karena tempatnya menunjukan kalau vendor catering ini meyakinkan. Waktu itu kita dilayani oleh Mbak Ria yang sangat baik hati. Mbak Ria dengan sabar menjelaskan paket hidangan yang mereka tawarkan. Saat kita sampaikan kalau acara kita dalam 3 hari lagi, untungnya Mbak Ria menyanggupi hal tersebut. Sebenarnya tadinya Mbak Ria berencana libur di tanggal lamaran saya karena 2 minggu berturut-turut dia belum ada libur. Makanya tanggal tersebut kosong. Tapi, begitu dengar alasan kita melakukan pesanan last minute, Mbak Ria mau menyanggupi. Thank God!

Pada saat H-1 acara, tim Dapur Kita datang untuk loading perlengkapan catering untuk esok harinya. Ketika hari H tiba, semua tim datang tepat waktu dan menghias meja sajinya. Pada saat acara, banyak sekali tamu yang memuji dan bilang kalau makanannya sangat enak. Alhamdulillah, lega banget rasanya vendor yang dipilih last minute ini malah jadi vendor yang paling banyak dipuji. Terima kasih banyak untuk Mbak Ria & tim!

4. Dekorasi: DIY Project
Dekorasi acara lamaran kemarin saya kerjakan sendiri. Alasan utamanya adalah untuk menekan budget. Di samping itu, saya orangnya cukup detail terhadap hal-hal yang visual. Jadi, tentunya saya akan merasa lebih puas kalau dekorasinya saya kerjakan sendiri.

Untuk rangkaian bunga, saya ditemani Firly beli bunga langsung di Pasar Rawa Belong pada H-1 acara. Waktu itu jenis-jenis bunga yang saya pilih adalah mawar putih, mawar merah, aster, lily casablanca, hydrangea, baby's breath, krisan, daun kadaka, dan amaranthus. Dengan harga yang sangat murah, saya bisa merangkai sampai 4 vas besar. Sisanya saya taruh di halaman rumahk saya sebagai aksen dekorasi halaman.

Di area halaman, saya ingin membuat dekorasi yang sedikit bernuansa rustic. Jadi, saya letakkan 2 box kayu di halaman supaya suasananya tidak terlalu sepi. Selain itu, saya juga letakkan aksesoris-aksesoris dekorasi lainnya yang bisa menambah kesan rustic. Untuk papan ucapan selamat datang, saya juga buat sendiri dengan mengikuti tutorial di YouTube. Walaupun mungkin dekorasi acara lamaran kita kemarin tidak sebagus buatan vendor-vendor dekorasi, tapi saya sangat puas dengan hasilnya karena dibuat dengan keringat sendiri.

5 Things I Learned After Joining the Quarter Century Club:

  1. Life is like a tire, sometimes you're at the top, sometimes you're at the bottom. When you're at the top, stay humble. When you're at the bottom, stay calm and try your best to roll back to the top. Always be prepared to deal with the worst scenario life has in store for you.
  2. As you grow up, your circle gets smaller. The friends you used to meet every week will no longer be available all the time. It's not because they don't care about you anymore, it's simply because their priorities have changed. This might get you sad at first, but you'll get used to it. It's a part of growing up.
  3. When you finally reach the age of 25, people around you will either be engaged, married or pregnant. Be happy for them and support them in every decision they take. However, don't ever rush yourself into marriage just because of social pressure. If you haven't found "The One", just be patient. The right person will come at the right time.
  4. In line with point 3 above, if you have otherwise found "The One", commit yourself to the relationship and let your significant other feel appreciated. It's very important to show your significant other how much you love him/her.
  5. Always be grateful. You might get a little bit envious of someone else's achievements sometimes, but you should never forget to be grateful of what you have also achieved in life. However, just feeling grateful is not enough. You should also be more motivated to achieve more and more.

Coldplay: A Head Full of Dreams Tour 2017

So, just like many other Indonesians did, I went to Singapore last month to watch Coldplay's concert. Not much to say about this concert except that it's the best concert experience I've ever had by far! Seriously! The lighting, the colorful balloons, the confetti.. oh everything was just too perfect. Their performance was very powerful and the setlist was just dope. They started the concert with A Head Full of Dreams and ended their performance with Up & Up. I got really emotional when Chris started singing Fix You and Everglow. The energy I felt in the stadium when the band performed songs like Charlie Brown, Yellow and Viva La Vida was also very fantastic. They even did a cover of David Bowie's Heroes. To sum up, this concert was really worth all the money and the effort. If I had another opportunity to watch them live, I would definitely not miss it.

Mesmerized by the Beauty of Labuan Bajo

Somewhere around last year I had an opportunity to go to Labuan Bajo, a fishing town located at the western end of Flores, with my office colleagues. It was a very amazing experience for us all as we finally got to see the beautiful sceneries with our own eyes. Some places that we visited are Rinca Island, Komodo Island, Padar Island and Pink Beach. We stayed for two nights at Waecicu Beach Inn. The view that we woke up to was beyond amazing. It was a really memorable trip and everyone had so much fun during the trip.
Sheila and Erika having fun during our trip to Padar Island.
Snorkelling at Pink Beach.
One fine morning at Waecicu Beach Inn.
The iconic Padar Island.