Self-Development

Being an adult is hard. You have to go to work every day, manage your own money, and face all those "adult's problems". Some people are afraid of becoming an adult. However, I am happy to have finally reached this point of my life. Why? I can now make my own decisions and decide my career path. Yes, it can be scary and tricky sometimes, but this way I can learn to be responsible of my own life. I consider it as a self-development process.

Being an adult is challenging, but I like challenges.

ex·pec·ta·tion

Expectation is one element that can't be separated from life. We are already used to living with expectations. Sometimes we are expected by society to achieve something. It can be a good thing or a bad thing, depends on how you see it. We can either use it as a motivation to achieve our goals in life or we can choose to be burdened by it. It's a matter of our choice. William Shakespeare once said that expectation is the root of all heartache. In many cases, I couldn't agree more with him. That's why sometimes I'm scared of other people's expectations of me. But once again, it's a matter of our choice. So this time, I'm not going to let it burden me. On the contrary, I'm going to use it to challenge and motivate myself. Wish me luck.

Thank you!

Empat tahun yang lalu, tak pernah terpikirkan oleh saya untuk menjadi seorang mahasiswi hukum.  Saat itu saya terlalu sibuk bermimpi untuk dapat masuk ke sekolah seni yang selalu saya inginkan hingga saya tidak sempat memikirkan untuk berkuliah di tempat lain. Sempat kecewa saat saya harus melepas mimpi saya tersebut, namun akhirnya saya dapat ikhlas merelakan mimpi itu pergi.

Saat ini saya hampir mencapai akhir dari perjalanan saya di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI). Lucu juga kalau dipikir-pikir seberapa cepat waktu berjalan. Walaupun dunia hukum tidak pernah menjadi pilihan saya sebelumnya, kini saya merasa sangat bersyukur telah diberikan kesempatan untuk menjadi seorang mahasiswi hukum. 

Saya masih ingat bagaimana sulitnya saya beradaptasi dengan pelajaran-pelajaran hukum di awal masa perkuliahan saya. Saya yang sebelumnya tidak pernah tertarik dengan dunia hukum harus memaksakan diri untuk dapat mengerti pelajaran-pelajaran saya saat itu. Walaupun berat, saya tetap berusaha untuk menikmati segalanya. Alhamdulillah saya dipertemukan dengan teman-teman yang sangat menyenangkan di FHUI. Kehadiran mereka membuat saya enjoy menjalani perkuliahan saya. Walaupun teman-teman saya memiliki karakter yang berbeda-beda, namun perbedaan karakter itulah yang membuat masing-masing dari mereka unik.

Teman-teman saya adalah orang-orang yang sangat suportif. Mereka akan selalu mendukung satu sama lain. Dari luar mungkin mereka tampak seperti orang-orang yang cuek, namun sebenarnya mereka adalah orang-orang yang sangat perhatian kepada satu sama lain. Soal humor, tidak perlu ditanya lagi. Mereka adalah orang-orang yang telah sukses membuat saya banyak tertawa selama 3,5 tahun ini dengan canda tawanya. Kehadiran mereka benar-benar mewarnai hari-hari saya.

Menulis post ini membuat saya tersadar bahwa tidak lama lagi kami akan segera terpisah satu sama lain. Sedih tentu rasanya. Namun saya tentunya selalu berharap yang terbaik untuk kalian. Saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk kalian karena selalu berada di sisi saya selama 3,5 tahun ini. Saya sadar saya memiliki banyak kekurangan, dan untuk itu saya meminta maaf. Intinya, saya sangat bersyukur dapat dipertemukan dengan orang-orang seperti kalian dan saya akan sangat merindukan kalian.

"A friend is one that knows you as you are, understands where you have been,
accepts what you have become, and still, gently allows you to grow." -- William Shakespeare

Bromo

 photo 481058_10151023403674494_456702449_n_zpsc9e82aa9.jpg  photo 311570_10151023414624494_103760084_n_zps007ccd08.jpg  photo 548050_10151023387414494_1047900577_n_zps59fd9fcd.jpg
If I could describe Bromo in two words, it would be "freezing" and "magnifique". The weather was so cold (it was below 10 degree celsius) that my fingers were stiff. But that didn't stop me from having fun. A few weeks before the trip, I read from some articles on the internet that Bromo has one of the most beautiful sunrises. And so it's true. The sunrise was so beautiful that words can't even describe it. I feel so grateful that I had the opportunity to witness sunrise at Bromo with my own eyes.